Selasa, 22 November 2016

Rawat Pashmina Kamu Yuk Agar Tetap Awet

Pashmina adalah sehelai kain panjang yang bisa digunakan sebagai syal dan kerudung. Bahan pashmina pun bervariasi mulai dari katun, satin, cashmere hingga chiffon. Buat Toppers yang pakai hijab, pashmina pastinya bukan hal yang asing lagi karena kain ini biasa kamu pakai sebagai kerudung. Sedangkan buat kamu yang nggak berhijab, biasanya pashmina kamu fungsikan sebagai syal untuk menjaga tubuh tetap hangat atau hanya sekadar sebagai aksesoris pada tampilanmu.
Bagi hijabers, pashmina merupakan jenis kerudung yang paling banyak digemari karena sangat mudah digunakan dan bisa dibentuk menjadi beberapa model jilbab yang menarik. Warna serta motif yang beragam bisa pula disesuaikan dengan busana yang kita kenakan sehingga membuat tampilan kita jadi lebih modis. Tapi Toppers nggak hanya bisa pakainya saja kan… Bahan pashmina yang ringan serta frekuensi pemakaian yang sering bisa saja membuat pashmina lebih cepat rusak. Maka dari itu kamu harus memperhatikan cara merawat pashmina yang benar agar koleksi pashminamu jadi lebih awet dan masih bisa kamu gunakan untuk tahun-tahun mendatang.
Nah, bagaimana cara merawat pashmina? Yuk kita lihat tahapannya.

Cara Mencuci Pashmina

Pashmina sebaiknya segera dicuci setelah pemakaian agar keringat serta bau-bauan yang tertinggal selama aktivitas seharian nggak menempel dan terserap. Rendam pashmina kamu di air hangat dengan sedikit sabun. Sabun yang kamu gunakan juga ada baiknya sabun yang nggak terlalu keras. Rendam selama 15-20 menit. Oh iya, jangan mencampur pashmina dengan baju atau pashmina lain yang mudah luntur warnanya ya Toppers. Setelah itu rendam di dalam air pelembut pakaian agar kain pashmina kamu tetap lembut dan menjadi wangi.
Hindari mencuci pashmina di mesin cuci karena bisa merusak pashmina seperti kain menjadi melar atau bahkan sobek. Sangat disarankan mencuci pashmina dengan tangan dan hindari mengucek terlalu keras. Cukup putar-putar saja pashmina di dalam rendaman air sabun atau kucek sedikit bagian yang terkena noda. Setelah itu, bilas hingga busa menghilang. Peras dengan cara ditekan-tekan saja untuk menjaga kain agar tetap bagus.

Cara Mengeringkan Pashmina

Sebaiknya kamu menjemur pashmina nggak dalam keadaan terlipat. Kembangkan pashmina dan biarkan kering secara alami dengan cara diangin-anginkan saja. Hindari paparan sinar matahari agar warna pashmina nggak cepat pudar. Terlebih untuk pashmina berbahan chiffon, cerutti, polyster, atau crepe, karena bahannya yang ringan maka pashmina jenis ini lebih cepat kering meski hanya diangin-anginkan saja.

Cara Menyetrika Pashmina

Pashmina telah dicuci menjadi bersih dan wangi. Nah, pasti ada sedikit kerutan kain yang tersisa. Waktunya untuk menyetrika pashmina kamu agar tetap halus tanpa kusut. Ketika menyetrika pashmina, pastikan kamu mengatur panas setrika pada suhu rendah. Menyetrika dengan suhu tinggi bisa meninggalkan bekas pada pashmina kesayanganmu. Setrikalah secara perlahan dan jangan terlalu lama.
Khusus untuk pashmina berbahan paris, kalau ada lubang di kainnya akibat penggunaan peniti atau jarum, kamu bisa setrika bagian berlubang tersebut dengan setrika. Gosok secara perlahan hingga kain paris yang berlubang menutup kembali. Lakukan hal yang sama pada pashmina berbahan ringan lainnya chiffon dan cerutti.

Cara Menyimpan Pashmina

Ketika akan dipakai, kamu pasti nggak mau pashmina kamu kusut. Maka dari itu, faktor penyimpanan mengambil peran dalam hal ini. Sebaiknya jangan melipat pashmina dan menyimpannya dengan cara ditumpuk karena akan meninggalkan lipatan dan kusutan yang membuat tampilanmu jadi nggak rapi ketika memakainya. Cara terbaik menyimpan pashmina adalah dengan menggantungnya di gantungan pashmina. Selain nggak bikin kusut, penyimpanan pashmina juga jadi lebih rapi. Ini akan memudahkanmu ketika hendak mengambil pashmina atau menyimpannya kembali. Beragam motif dan warna pashmina yang digantung juga akhirnya jadi semacam hiasan dinding yang indah lho Toppers.
Dengan perawatan yang benar, Toped jamin koleksi pashmina kamu jadi lebih awet dan bisa kamu pakai lebih lama. Mau dipakai sebagai kerudung, scarf, atau kardigan, pashmina merupakan pilihan tepat untuk membuat tampilan kamu makin stylish. Selamat mencoba tips merawat pashmina yang Toped kasih ya Toppers.

5 Jenis Bahan Pashmina yang nyaman digunakan

Menggunakan hijab bukan hanya soal, model yang modern, warna yang bagus atau motif yang bervariasi. Seorang wanita yang menggunakan hijab sepanjang hari pasti menimbulkan rasa panas dan rambut yang lembab. Terlebih saat bulan puasa seperti sekarang, cuaca yang tak menentu kadang panas dan hujan. Agar ibadah puasa Sis cantik berjalan lancar, sebaiknya kamu memilih jenis hijab yang nyaman dipakai sepanjang hari. Berikut ini,merangkum jenis bahan hijab yang paling nyaman digunakan.
Bahan katun merupakan yang sangat nyaman digunakan saat cuaca panas karena mudah menyerap keringat.  Karena bahannya yang agak sedikit kaku dan tebal, maka akan sedikit sulit untuk dibentuk sesuai model yang diinginkan.
Spandek merupakan bahan kain yang terbuat dari unsur non alami. Kainnya halus, lentur dan lembut. Kadang spandek ada unsur sutranya, orang sering sebut Spandek Sutra. Karena bahannya halus, lembut dan nyaman, spandek harganya relatif mahal. Keuntungan kaos dengan bahan spandek adalah dapat dipakai dalam berbagai situasi, terlebih untuk orang yang banyak bergerak.

Bahan cerutti adalah bahan yang mirip dengan bahan chiffon tapi lebih nyaman karena lebih tidak licin dan sedikit lebih tebal dibandingkan chiffon. Selain itu kain ini mengandung bahan sutra yang lembut, sehingga kain kerudung jenis ini memberikan kesan mewah dan elegan, tekstrur kain kerudung ini seperti kulit jeruk.

Bahan sifon sangat pas digunakan untuk kegiatan-kegiatan formal karena sifatnya yang ringan dan nge-flow.  Kain sifon merupakan kain yang sangat ringan yang bisa terbuat dari katun, sutra ataupun benang sintetis. Secara umum sifon terdiri dari silk sifon, poly sifon, dan blend sifon. Kerudung jenis ini sangat mudah dikreasikan menjadi berbagai macam gaya namun membutuhkan pin, jarum pentul
5. Bahan kashmir
Bahan jenis kashmir jika semakin sering dicuci bahan ini akan semakin halus. Dengan tekstur yang lentur, membuat hijab pashmina mudah untuk diatur dan dibentuk menjadi beragam model hijab. Kashmir dapat dipadupadankan dengan pakaian atau bawahan rok yang berbahan jeans saja.

Cara Memilih Pashmina Yang Baik:

Jilbab Pashmina merupakan salah satu jenis variasi hijab yang cukup trend di kalangan masyarakat, baik dari kalangan remaja maupun dewasa cukup banyak yang menjadikannya gaya atau fashion busana muslim favorit pada jilbab pashmina berukuran panjang ini. Jilbab Pashmina banyak dijajakan dengan aneka macam model, warna dan motif menarik yang sering kali membuat para hijaber merasa bingung untuk menentukan pilihan dari produk jilbab tersebut. Sehingga untuk memperoleh hasil tampilan yang sempurna harus benar-benar diperhatikan secara jelas dan teliti secara keseluruhannya. Selain itu untuk bentuk dan ukuran sebenarnya dari jilbab pashmina cukup bervariasi seperti jilbab pashmina yang berbentuk syal memiliki ukuran 30 x 150 cm, 70 x 200 cm dan untuk pashmina yang berbentuk selendang berukuran hingga 90 x 200 cm. Akan tetapi untuk ukuran jilbab pashmina pada umumnya yaitu sekitar 30 x 150 cm.
Memakai jilbab umumnya bertujuan menutup aurat, sehingga bagi wanita muslim yang ingin berhijab sebaiknya harus terlebih dahulu memantapkan diri bukanlah hanya sekedar ikut-ikutan trend saja. Pemilihan jilbab pashmina yang baik dan benar memang dapat membuat penampilan menjadi lebih cantik dan menarik, apalagi jika dipadukan dengan busana yang modis tentu akan menghasilkan tampilan sempurna dan elegant. Untuk itu disini kita akan membahas lebih lengkap bagaimana cara memilih jilbab pashmina guna memperoleh tampilan ideal di setiap saat.

            Cara Memilih Pashmina Yang Baik:
Jilbab yang disesuaikan dengan bentuk wajahPertama-tama pilihlah jenis jilbab yang aka digunakan, untuk pemilihan jilbab sebaiknya anda sesuaikan dengan bentuk wajah. Karena beragamnya bentuk wajah dan aneka jenis jilbab dipasaran sangat berpengaruh penting terhadap tampilan seseorang.
Pemilihan warnaPemilihan warna, memilih warna yang tepat dapat anda sesuaikan dengan busana, karena cara ini akan membuat penampilan anda terlihat modis dan trendy.
Model dan motif jilbabModel atau motif jilbab, jilbab pashmina banyak dijajakan dengan berbagai motif, corak dan hiasan sehingga cara memilih jilbab pashmina sebaiknya di sesuaikan kembali dengan busana atau pakaian yang anda gunakan.
Memilih bahan sesuai kegiatanBahan, jilbab banyak dibuat dari berbagai bahan berbeda seperti lycra atau spandex, kaos, sutra, chiffon, dan voile. Untuk pemilihan bahan jilbab sebenarnya dapat anda sesuaikan dengan kegiatan yang akan dilakukan seperti berpergian ,pesta atau sehari-hari. Tetapi jangan lupa kenyamanan juga tetap harus diutamakan, yang biasanya dapat anda pilih jilbab dari bahan kaos atau katun.
Jilbab sesuai warna kulitPemilihan jilbab dengan menyesuaikan warna kulit, menentukan warna kerudung juga sangat berpengaruh penting karena apabila terjadi kesalahan dalam pemilihan warna maka dapat menyebabkan akan mempengaruhi penampilan anda seperti tampak terlihat pucat, kusam, yang nantinya akan mempengaruhi tingkat percaya diri.
Ukuran yang pasUkuran, jilbab pashmina memiliki beberapa ukuran beragam, dan untuk menentukan ukuran yang tepat bagi si pemakai, akan lebih mudah jika anda sesuaikan dengan bentuk tubuh.
HargaUntuk harga dari berbagai variasi jilbab pashmina sangatlah beragam sehingga banyaknya rumah-rumah produksi bahkan pasar yang mampu bersaing dengan kualitas produk serta harga cukup menarik dan terjangkau tentunya banyak pula menarik minat si pengguna hijab.
Beberapa tips-tips diatas tentunya harus tetap kita perhatikan karena itu semua sangat berkaitan dengan kesempurnaan penampilan si pemakai, terlebih lagi sekarang ini cukup banyak pasaran yang menjual produk jilbab tiruan atau palsu sehingga kualitas dan mutu dari prodok tersebut sudah pasti tidak sebaik yang kita inginkan. Demikianlah artikel tentang cara memilih jilbab pashmina yang baik, semoga dapat bermanfaat dan menjadi sumber inspirasi terbaik bagi si pembaca. Terima kasih.